Dua Sisi
Pada hari itu, aku ingat dia yang selama ini bersamaku sedang memulai hidup sesungguhnya. Setelah berkali-kali melempar amplop lamaran, berulang-ulang menjalani tes dan seleksi, akhirnya dia mendapat satu panggilan. Alhamdulillah mas rizal memulai pekerjaan barunya. Berbeda jauh memang dari apa yang selama ini dia kuasai. Yang terbiasa duduk di depan laptop berjam-jam betah, sekarang harus keluyuran tiap hari kesana kemari ke kota lain, semoga selalu diberi keselamatan oleh Allah :) .. yang biasanya tak terlalu banyak bicara dalam "kebiasaan" kini harus pintar memainkan kata-kata untuk menarik pembeli. Yah, mas rizal sekarang BEKERJA ! Alhamdulillah ^^ Diusia ku tepat 22 tahun aku tak meminta hal yang lain, bagiku kado terbaik adalah dia bekerja, dan kini kado itu telah diberi oleh Allah, thaks God :* Aku yakin Kau selalu menjaga dia, jaga imannya, jaga kesehatan tubuhnya, jaga akhlaknya dan hatinya ({}) terima kasih ya Allah :)
Dan disisi lain, dihari yang sama, orang yang selama ini membantuku, menjadi supplai penyumbang dana di pedidikan ku, harus menerima kenyataan menjadi salah satu dari 400 karyawan yang di-PHK. Perusahaan yang selama ni tempat dia bercurah keringat merumahkan karyawan dan mengganti karyawan barunya dengan sistem outsourching. Kedenganran tak adil, memang. Mereka yang sudah hampir lebih dari seperempat abad sampai hampir separuh abad bekerja disana dipulangkan. Meskipun dengan "tunjangan", namun bukan itu sebenarnya yang mereka inginkan. Yah, namun mana bisa apa-apa. Kan mereka pekerja. Kakakku, ya dia suami dari kakak perempuanku ini yang sering jadi tumpuan hidup keluarganya dan aku :) Dia harus menjalani akhir dari pekerjaannya. Atau awal baru bisa dibilang begitu untukku, karena aku yakin ada hal lain yang ingin dilakukan oleh Rabb-ku untuk dia dan keluarganya. Semoga Allah selalu memberi rezeki yang berkah meski sekarang dia menjalani kehidupan lain which it's make a scars, and thats open, meskipun dia berusaha menutupi :)
Dihari yang lain, kawanku kehilangan Ibundanya, yang selama ini sudah sakit hampir beberapa tahun, namun Allah memberi jalan lain untuk mengakhiri kesakitan itu, dan dia KUAT, Ida kamu kuat :)
dan di tempat yang berbeda sahabatku memulai hidup baru sebagai keluarga yang lengkap, sahabat sekaligus saudara telah menjadi ibu seutuhnya, anak lelaki berhasil dilahirkan secara normal ! ^^
yah hal tersebut membuatku paham, Allah mengatur banyak hal, kesedihan dan kesenangan, ada yang mengawali hidup baru dan ada yang harus berakhir .. Kita yang mampu belajar dari itu adalah orang-orang yang beruntung. Semoga Allah senantiasa memberi Rahmatnya, aamiin :)


Komentar
Posting Komentar